Senin, 13 Januari 2014


Bahagia itu Sederhana


 Siang itu saya menelusuri sebuah pusat perbelanjaan, dengan berbekal kamera saya berkeliling. Niat awal saya memang bukan untuk berbelanja atau sekedar cuci mata, tetapi memang sengaja untuk mencari objek untuk saya foto.
Sudah setengah jam saya asyik berdiri dan memotret didepan sebuah taman bermain anak-anak, ada seorang ibu, baby sitter, dan seorang anak kecil didalam kursi roda dengan wajah yang sumringah kegirangan mendekati taman bermain tempat saya berdiri. Sang ibu bergegas pergi ke sebuah loket permainan kereta kecil, sedangkan si baby sitter menjaga kursi roda sambil bercanda dengan anak kecil itu.
Anak kecil itu Nampak bahagia sekali ketika ibunya mendekati dengan membawa sebuah tiket permainan kereta api begitu pula ibu dan baby sitternya. Dengan sabarnya sang ibu menggendong anaknya memindahkan dari kursi roda kedalam sebuah kereta mainan dibantu oleh si baby sitter. Anak kecil itu tidak dapat menutupi rasa bahagianya ketika ia dapat menumpangi kereta mainan itu, sambil terus tertawa dan bertepuk tangan.  Ibunya terus memandangi anak itu sambil tersenyum dan mengusap kepala.

Tak lama kemudian kereta kecil itu mulai berjalan anak kecil berbaju merah jambu itu girang bukan kepalang sambil terus bertepuk tangan, rambutnya yang dikucir kuda bergoyang-goyang mengikuti arah kepalanya dan tangannya melambai kearah ibunya. Sedangkan sang ibu, dengan sabar ia mengikuti kemana kereta kecil itu berputar sambil melambai-lambai kan tangan kearah anak kecil itu. Wajah bahagia mereka tak dapat disembunyikan, terpancar dari senyuman mereka yang lepas dan tatapan hangat dari mata mereka. Kereta kecil itu berhenti tepat didepan saya, dan baby sitter itu dengan sigap membantu sang ibu menggendong anak kecil itu memindahkannya kedalam kursi roda. 
Anak kecil itu terus bertepuk tangan hingga ia duduk kembali di kursi rodanya, sang ibu hanya tersenyum memperhatikan anaknya. Baby sitter itu mulai mendorong kursi roda si anak kecil, sambil tersenyum dan mengajak anak kecil itu bercanda. Mereka pergi menelusuri pusat perbelanjaan, meninggalkan saya yang ikut tersenyum melihat kebahagiaan mereka. 



6 komentar:

  1. Nice.. Kesederhanaan dengan bahagia itu luar biasa.. :)

    BalasHapus
  2. Bagi kebanyakan orang, bahagia itu dinilai dengan uang atau hal yang bersifat mewah. Namun bagi orang-orang yang kurang beruntung, seperti yang diceritakan diatas, bahagia adalah cara mereka mengekspresikan rasa terhadap apa yang mereka sukai.

    BalasHapus
  3. hati yang bahagia adalah jiwa yang selalu merasa tenang... :)

    BalasHapus
  4. untuk bahagia itu sangat simple , , mantaps ,

    BalasHapus
  5. untuk menjadi bahagia itu sebenarnya mudah.. kita hanya perlu berpikir positif dan selalu bersyukur atas karunia yang telah diberikan Allah swt.. :)

    BalasHapus
  6. jika kita mau bersyukur maka kebahagiaan akan menghampiri kita, namun apabila kita selalu membanding-bandingkan dengan orang lain maka selalu kekecawaan dan rasa ketidak puasan yg kita dapatkan. Maka bersyukurlah ! :)

    BalasHapus